Labels

Iklan

lisensi

DPP CIC Desak Bareskrim Polri Tangkap Karto, Diduga Otak Utama Peredaran Narkoba di Planet Group Batam

Berita Indonesia
Rabu, 19 Agustus 2026
Last Updated 2026-08-20T05:17:41Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
Britaindonesia,com-Jakarta-DPP Corruption Investigation Committee (CIC) mendesak Bareskrim Polri untuk segera bergerak cepat menangkap Karto, sosok yang diduga kuat menjadi otak utama sekaligus aktor intelektual di balik jaringan besar peredaran narkoba di Kota Batam. 
Ketua Umum DPP CIC, R. Bambang S.S., menegaskan kepolisian wajib bertindak tegas dan jangan tebang pilih dalam menegakkan hukum demi membersihkan jaringan barang haram tersebut sampai ke akarnya.

Bambang menilai, leluasanya Basri Lewaimang dalam mengedarkan narkoba di diskotik-diskotik yang tergabung dalam Planet Group—seperti HH Club Planet 3.0 Pub & KTV, Newton Diskotik (Planet 2), dan F1 Club (Planet 1)—tidak lepas dari peran serta bayang-bayang perlindungan Karto selaku pemilik grup.

Oleh karena itu, Bareskrim didesak tidak hanya berhenti pada penangkapan pekerja lapangan, melainkan wajib menyeret sang bos besar.

"Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya. Jangan hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Kasus peredaran di tempat hiburan malam (THM) Batam ini sudah sangat meresahkan," ujar R. Bambang S.S. kepada media Kamis (19/8) di Jakarta.

Dengan kondisi demikian, DPP CIC menyampaikan beberapa tuntutan tegas kepada Bareskrim Polri, yakni : 
1. Tangkap Karto Sebagai Aktor Intelektual

CIC meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit segera memrintahkan Kabareskrim untuk segera memeriksa Karto. Hukum harus ditegakkan tanpa memandang status sosial atau kekayaan pemilik tempat hiburan. 

2. Kejar Basri Lewaimang Hingga Tuntas Kepolisian didesak mempercepat perburuan terhadap Basri yang kini telah resmi berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). 

3. Sita Seluruh Aset Hasil Kejahatan 

Selain pasal narkotika, CIC mendukung penuh penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk menyita aset-aset mewah milik jaringan ini yang diduga bersumber dari peredaran obat terlarang.

Sebagai informasi, dalam pengembangan kasus ini Bareskrim Polri juga telah memasang garis polisi dan menyita puluhan aset mewah berupa rumah, ruko, apartemen, hingga kendaraan mewah yang diduga terkait dengan pencucian uang hasil bisnis narkoba jaringan tersebut.

(Arifin.Nst)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl